RESPON PERKECAMBAHAN BENIH BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) dengan PERLAKUAN PERENDAMAN CENDAWAN Beauveria bassiana (Balsamo) Vuillemin

SEMBIRING, RIFA DIAH VALAHSYA (2026) RESPON PERKECAMBAHAN BENIH BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) dengan PERLAKUAN PERENDAMAN CENDAWAN Beauveria bassiana (Balsamo) Vuillemin. Skripsi thesis, UNIVERSITAS QUALITY.

[img] Text
SAMPUL.pdf
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (961kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (223kB)
[img] Text
BAB 1.pdf
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (233kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (264kB)
[img] Text
BAB 3-5.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (460kB)
[img] Text
Daftar Pustaka .pdf
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (211kB)
[img] Text
Lampiran.pdf
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (336kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon perkecambahan benih bawang merah (Allium ascalonicum L.) terhadap perlakuan perendaman menggunakan cendawan Beauveria bassiana dengan variasi konsentrasi dan lama waktu perendaman. Penelitian dilaksanakan selama Desember–Maret 2026 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor, yaitu konsentrasi cendawan (K) dan waktu perendaman (P). Parameter yang diamati meliputi persentase kecambah, kecepatan kecambah, tinggi tunas, jumlah daun, panjang daun, panjang akar, dan berat basah tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi cendawan B. bassiana, lama waktu perendaman, serta interaksi keduanya memberikan pengaruh nyata terhadap sebagian besar parameter pertumbuhan, terutama kecepatan kecambah, tinggi tunas, jumlah daun, panjang daun, panjang akar, dan berat basah. Namun, pada fase awal (5–10 hari), pengaruh perlakuan terhadap persentase kecambah belum menunjukkan perbedaan yang nyata. Peningkatan pertumbuhan mulai terlihat signifikan pada umur 15–25 hari setelah tanam. Kombinasi perlakuan terbaik diperoleh pada konsentrasi tertinggi (K3) dengan waktu perendaman optimal (P1), yang mampu meningkatkan persentase kecambah, mempercepat kecepatan tumbuh, serta menghasilkan pertumbuhan vegetatif yang lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi B. bassiana melalui teknik perendaman benih efektif dalam meningkatkan vigor dan pertumbuhan awal tanaman bawang merah. Dengan demikian, penggunaan cendawan Beauveria bassiana sebagai perlakuan benih dapat menjadi alternatif teknologi yang ramah lingkungan untuk meningkatkan kualitas bibit dan mendukung produktivitas bawang merah secara berkelanjutan.

Item Type: Thesis/Skripsi (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: onion, germination, Beauveria bassiana, seed soaking, plant growth
Subjects: 000 Generalities
Divisions: Fakultas Pertanian > Prodi Agroteknologi
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN/NIP
Pembimbing IDr. Ir. Magdalena Saragih MP, Magdalenaumamaqda67@gmail.comNIDN: 0018105902
Pembimbing IIIr. Riduan Sembiring, M.MA, Riduanriduan.keloko@gmail.comNIP: 196506101992031003
Department: Agroteknologi
Depositing User: SEMBIRING RIFA DIAH VALAHSYA 2501010002
Date Deposited: 25 May 2026 09:19
Last Modified: 25 May 2026 09:19
URI: http://portaluniversitasquality.ac.id:55555/id/eprint/5254

Actions (login required)

View Item View Item