GULO, MELVIN SERLINA WATI (2026) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK PEREMPUAN SEBAGAI AHLI WARIS PADA SUKU NIAS. Skripsi thesis, UNIVERSITAS QUALITY.
|
Text
coverl.pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial. Download (499kB) |
|
|
Text
abstrak.pdf Available under License Creative Commons Attribution. Download (256kB) |
|
|
Text
Bab 1.pdf Available under License Creative Commons Attribution. Download (240kB) |
|
|
Text
bab 2.pdf Available under License Creative Commons Attribution. Download (323kB) |
|
|
Text
bab 3-5.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution. Download (387kB) |
|
|
Text
lampiran.pdf Available under License Creative Commons Attribution. Download (179kB) |
|
|
Text
daftarpustaka.pdf Available under License Creative Commons Attribution. Download (245kB) |
Abstract
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK PEREMPUAN SEBAGAI AHLI WARIS PADA SUKU NIAS ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam terkait perlindungan hukum terhadap Perempuan sebagai ahli waris di dalam suku nias yang di anggap masih menganut sistem patrilineal. Di dalam suku nias sering kali Perempuan di kesekiankan di karenakan di anggap suatu hari akan meninggalkaqn keluarganya setelah menikah. Hal ini justru bertolak belakang dengan hukum nasional dan hak asasi manusia yang menjunjung tinggi persatuan serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk perlindungan hukum terhadap perempuan sebagai ahli waris dalam masyarakat adat Nias dan bagaimana harmonisasi antara hukum adat dan hukum nasional dapat diwujudkan. Metode penelitian yang di gunakan Adalah metode penelitian normatif dengan pendekatan perundang udangan dan konseptual. Data data yang di peroleh di ambil dari dokumen relevan,literatur hukum,dan peraturan perundang udangan. Dari hasil pembahasan dapat kita lihat bahwa meskipun hukum nasional menjamin hak serta keadilan sosial bagi setiap warga negara dalam mendapatkan hak tanpa perpedaan gender justru pada implementasinya di masyarakat adat Nias masih menghadapi hambatan budaya dan sosial sehingga mereka akan terus berpedoman dengan kebiasaan atau aturan adat wilayah nias itu sendiri. Yang menjadi Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu bagaimana negara menjamin serta memebrikan perlindungan terhadap hak setiap warganya serta terus merevolusi dan penguatan dalam menjamin dan melindungi hak setiap warga negara. Yang menjadi saran dalam penelitian ini yaitu perlunya edukasi hukum baik melalui pendekatan dialogis dan partisipatif sehingga dapat menjadi motivasi bagi mayarakat serta peningkatan kesadaran hukum di tingkat local. Kata Kunci: Perlindungan hukum, ahli waris, hak perempuan
| Item Type: | Thesis/Skripsi (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | legal protection, heir, women’s rights | ||||||||||||
| Subjects: | 000 Generalities | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Hukum > Prodi Ilmu Hukum | ||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Department: | Hukum | ||||||||||||
| Depositing User: | GULO MELVIN SERLINA WATI 2203010002 | ||||||||||||
| Date Deposited: | 20 May 2026 04:21 | ||||||||||||
| Last Modified: | 20 May 2026 04:21 | ||||||||||||
| URI: | http://portaluniversitasquality.ac.id:55555/id/eprint/5116 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
