PENGARUH PEMBERIAN PUPUK EKOENZIM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.)

TARIGAN, YOLANDA FEBRIMA (2026) PENGARUH PEMBERIAN PUPUK EKOENZIM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.). Skripsi thesis, UNIVERSITAS QUALITY.

[img] Text
SAMPUL.pdf
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (453kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (231kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (223kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (290kB)
[img] Text
BAB III-V.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (390kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (230kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (991kB)

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas hortikultura strategis yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun produksi lokal di Sumatera Utara belum mampu memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat. Ketergantungan pada penggunaan pupuk anorganik secara terus-menerus dapat menurunkan kualitas fisik dan biologi tanah. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pupuk organik cair yang ramah lingkungan, salah satunya adalah Ekoenzim yang merupakan hasil fermentasi limbah organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk ekoenzim terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah serta menentukan konsentrasi terbaik. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, pada bulan Oktober hingga Desember 2025. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non-Faktorial dengan lima taraf perlakuan dan lima ulangan, yaitu: E0 (Kontrol), E1 (100 ml/plot), E2 (200 ml/plot), E3 (300 ml/plot), dan E4 (400 ml/plot). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, bobot umbi basah, dan bobot umbi kering per plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk ekoenzim berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan. Pada fase pertumbuhan vegetatif awal, konsentrasi E2 (200 ml) dan E3 (300 ml) memberikan respon terbaik terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun. Namun, pada fase generatif, perlakuan E1 (100 ml/plot) secara signifikan memberikan hasil tertinggi pada parameter jumlah anakan (8,28 anakan), bobot umbi basah (167,20 g), dan bobot umbi kering (131,20 g). Hal ini mengindikasikan bahwa konsentrasi yang terlalu tinggi cenderung memacu pertumbuhan vegetatif berlebih dan menghambat pembentukan umbi. Disimpulkan bahwa konsentrasi E1 (100 ml/plot) merupakan perlakuan terbaik dan paling efisien untuk meningkatkan produksi bawang merah.

Item Type: Thesis/Skripsi (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Allium ascalonicum L., Ecoenzyme, Liquid Organic Fertilizer, Growth, Production.
Subjects: 000 Generalities
Divisions: Fakultas Pertanian > Prodi Agroteknologi
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN/NIP
Pembimbing IJuliana Br. Simbolon, SP., M.SiUNSPECIFIEDNIDN.0118077802
Pembimbing IIRiduan Sembiring, Ir., M.MAUNSPECIFIEDNIDN.0010066502
Department: Agroteknologi
Depositing User: TARIGAN YOLANDA FEBRIMA 2501010001
Date Deposited: 22 May 2026 07:11
Last Modified: 22 May 2026 07:11
URI: http://portaluniversitasquality.ac.id:55555/id/eprint/5182

Actions (login required)

View Item View Item